Setiap Wanita Adalah Calon Bunda
Oleh Oki Setiana Dewi (KCB)
Saya membayangkan pengasuhan adalah petualangan yang sangat mengasyikkan..
Berhadapan dengan muka-muka polos menggemaskan yang selalu siap menerima
petunjuk dan bimbingan. Lalu bunda dan sang anak menciptakan hubungan yang
dalam dan bermakna.
Memang proses pengasuhan itu didasari kefitrahan. Tugas ini alami, dan dapat
berjalan dengan sendirinya. Tapi tentu tidak ada salahnya mempelajari
teknik-teknik terbaru berdasarkan hasil penelitian, agar calon bunda mengetahui
cara membimbing anak yang efektif. Juga, sebagai penumbuh kesadaran dan memperoleh
wacana baru. Itulah yang saya pribadi rasakan. Saya, sebagai salah satu calon
bunda merasa betapa ilmu tentang pengasuhan itu penting sekali. Ilmu yang
bisa didapat lewat media apa saja. Lewat buku, pengalaman, atau bahkan
bergabung dalam yayasan-yayasan, lembaga-lembaga yang khusus menangani bidang
pengasuhan. Dengan menguasai teknik-teknik pengasuhan yang baik, niscaya
generasi-generasi tangguh akan bermunculan.
Maka menjadi tugas seorang calon bunda adalah mempelajari ilmu-ilmu
pengasuhan agar menemukan cara terbaik dalam mendidik anak disamping mencari calon
ayah terbaik untuk bersama-sama menciptakan suasana yang kondusif bagi
pemeliharaan iman, melejitkan potensi, dan membangun kreativitas. Tak lupa, senantiasa
membekali diri dengan berbagai ilmu dan menjadi pribadi yang mengetahui
tanggungjawabnya sebagai seorang bunda, dimana salah satu peran pentingnya
adalah memberi asupan spiritual.
Bagi calon bunda, hal terdekat yang juga penting adalah menumbuhkan
kesadaran bahwa calon bunda memberi pengaruh yang luar biasa besar dalam
menciptakan para patriot. Maka calon bunda pun bertanggungjawab untuk menaikkan
kualitas dirinya agar patriot yang dihasilkan juga berkualitas.
Menumbuhkan antusiasme untuk mempelajari ilmu pengasuhan bagi para calon
bunda adalah hal penting lainnya yang berperan dalam proses menciptakan
generasi-generasi yang membawa kebaikan bagi umat manusia. Mempersiapkan
perbekalan-perbekalan untuk menyambut generasi-genarasi pembawa perubahan ke
arah yang lebih baik. Ya, gelora inilah yang sebaiknya tidak lagi diabaikan
oleh generasi muda, bahwa sekali lagi, setiap wanita adalah calon bunda!
"Seorang ibu adalah madrasah, apabila engkau mempersiapkannya,
Berarti telah menyiapkan generasi muda yang baik dan gagah berani.
Seorang ibu adalah guru pertama dari semua guru pertama,
Yang pengaruhnya menyentuh seluruh jagat raya"
(Hafidz Ibrahim)
Print
Kirim
Arsip