Forum Diskusi

Join Groups
Anda bisa bergabung dengan layanan milis di yahoo dengan memasukan email anda diform berikut:
Album Keluarga



Newsletter AyahBunda
Dapatkan artikel dan tulisan menarik dari AyahBundaku diemail Anda:
Nama Lengkap :
Email Address :
  Be Mom Be Dad
Disorientasi Pengasuhan
Oleh Oki Setiana Dewi (KCB)

Saya yakin semua bunda memiliki rasa cinta yang begitu mendalam pada sang anak. Semua bunda juga melimpahi kasih sayang yang besar pada anak-anaknya. Tapi terkadang saat proses itu berlangsung, yang sering saya temukan justru pola pendidikan dengan kekerasan dan paksaan, yang justru berakibat anak menjadi takut atau pura-pura untuk taat padahal hatinya berontak atau justru adanya rasa tidak hormat pada sang bunda.

Ketika saya mengunjungi suatu pusat perbelanjaan, hati saya miris sekali ketika melihat seorang bunda mencubit perut anaknya yang rewel. Ya, tentu saja. Bukannya tangisan berhenti, justru bertambah kencang. Karena selain ditambah dengan tangisan akibat rasa sakit dicubit, juga ditambah dampak rasa sakit hati dihukum di depan banyak orang. Atau kisah lain ketika saya melihat seorang anak seringkali berkata keras dan kasar pada temannya. Ternyata usut punya usut kebiasaan itu muncul karena di dalam rumahnya pun, sang ayah dan bunda kerap kali membentak anggota keluarga yang lain.

Di era modern ini, kuantitas pengerdilan peran sang bunda terus bertambah saja. Betapa tersembilinya hati ini ketika mendapati kenyataan sang anak lebih dekat pada babysitter-nya ketimbang dengan ibunya. Kemana-mana dengan babysitter, bahkan makan sampai tidur pun dengan babysitter. Mungkin sang bunda terlalu banyak urusan di luar sana sehingga ‘lupa’ bahwa fitrah terindah adalah menjadi seorang bunda. Lupa bahwa bunda adalah penanam nilai-nilai moral maupun spiritual pertama bagi seorang anak.

Seyogyanya, bundalah yang harusnya paling sering berada di sisi sang anak. Namun pada kenyataannya, dewasa ini, masa perkembangan anak seringkali luput dari perhatian orang tua. Apalagi pada masa-masa paling rawan, yakni masa puber. Hal ini terbukti dengan begitu banyaknya jumlah kasus kenakalan yang di lakukan para remaja.

Keluarga, termasuk ayah bunda di dalamnya, bertanggung jawab dalam membangun bongkah demi bongkah nilai-nilai spiritual dan moral anak. Dengannya, diharapkan menjadi suatu pondasi yang kokoh dalam melahirkan anak -anak berketeguhan hati dalam menjalani hidupnya. Tugas besar bunda yakni memelihara spiritualitas dan menanamkan nilai-nilai luhur pada sang anak, seringkali diabaikan. Maka janganlah dipersalahkan ketika kemudian jiwa anak-anak itu rapuh, berbaur pada lingkungan yang salah, kemudian lebur ke dalamnya.

Beberapa bunda bersikap sangat diktator dan otoriter terhadap anak-anaknya. Ingin anaknya menjadi yang terbaik di sekolahnya, atau berprestasi di bidang ini-itu agar bisa membanggakan ayah dan bundanya .Ya, orangtua mana yang tidak ingin memberikan yang terbaik pada anaknya sehingga anaknya pun mendapatkan yang terbaik dalam segala aktivitasnya. Tapi kalau boleh saya mengkritisi, beberapa ayah bunda cenderung tidak peduli pada proses yang niscaya harus dijalani dan seringkali hanya terfokus pada hasil. Sebagai seorang calon bunda, ingin rasanya pada suatu saat nanti, bila sudah saatnya saya menjadi seorang bunda, saya ingin menghargai proses dan tentu saja menemani proses yang dilalui oleh tumpuan masa depan saya itu. Agar saya mengerti dan memahami kesulitan-kesulitan yang dialami anak saya kelak. Agar saya tidak langsung menghakimi bila ia gagal mewujudkan bentuk hasil yang dicita-citakan.

Setiap bunda ingin anak-anaknya menjadi anak yang terbaik dan menjadi anak yang shalih atau shalihah. Tapi dalam proses menuju ke arah itu, beberapa bunda justru seringkali tidak berperan banyak. Bunda sibuk di luar rumah sehingga seringkali saya melihat banyak teman-teman saya cenderung menempatkan posisi teman adalah segalanya. Teman dijadikan tempat curahan hati, tempat berkeluh kesah, tempat yang lebih nyaman mereka datangi saat mereka terombang-ambing, tempat menceritakan dengan jujur apa yang terjadi dalam kehidupan mereka. Jika teman yang dipilihnya adalah teman yang baik tentu akan membawa pengaruh yang baik pula

Sebaliknya, jika teman yang dipilihnya adalah teman yang tidak baik, tentu akan membawa dampak negatif bagi perkembangan jiwanya. Maka untuk meminimasi hal yang tidak diinginkan terjadi pada sang anak, peran atau kehadiran bunda sangat diperlukan pada proses menemani tersebut. Bundalah yang seharusnya menjadi tempat berlabuhnya segala keluh kesah dan memberikan rasa aman dengan pelukan hangat. Bukan bunda sebagai orang asing. Bukan rumah sebagai tempat persinggahan sementara. Saya hanya mengamati sesuatu yang jamak terjadi dan terus bertanya-tanya dan kemudian berasumsi sendiri, bukankah ini dampak dari suatu pola pengasuhan...?



PrintPrint KirimKirim ArsipArsip RSSRSS
Bookmark and Share


Ruang Ayah Edy

Ibu Kedua Anak Kita
Kita mungkin tidak bisa konsisten tapi program TV selalu konsisten dan hadir tepat waktu. Kita mungkin lupa mengkonfirmasikan pada anak kita bahwa hari ini kita akan pulang terlambat, tapi TV tidak pernah lupa untuk mengkonfirmasikan ... baca selengkapnya....
Konsultasi Gizi dan Keluarga

Pemasakan Dikukus
Saat terjadi kelangkaan minyak goreng, banyak pakar menyarankan untuk memasak makanan dengan cara direbus atau dikukus. Mengapa pemasakan dengan cara dikukus dianggap lebih baik untuk menyelamatkan zat gizi dalam makanan? (Penanya: Ibu Nirmala - Cibinong). baca jawabannya....
Dongeng Untuk Ananda

Saudagar Jerami
Dahulu kala, ada seorang pemuda miskin yang bernama Taro. Ia bekerja untuk ladang orang lain dan tinggal dilumbung rumah majikannya. Suatu hari, Taro pergi ke kuil untuk berdoa. "Wahai, Dewa Rahmat! Aku telah bekerja dengan sungguh-sungguh, tapi kehidupanku tidak berkercukupan". baca selengkapnya....
Jajak Pendapat

Permasalahan pada Ananda yang utama dan sulit diatasi?

 Dampak negatif pergaulan
 Prestasi sekolah rendah
 Perilaku kurang terpuji
 Sulit diajak berkomunikasi
 Tidak akur dengan saudara
 Boros uang jajan
 Tidak disiplin

 
Nama Bayi Hari Ini

Nama anak kita adalah doa untuknya, dan nama bayi hari ini adalah Kennard yang artinya Kuat
lihat nama lainnya....