Menenangkan Ananda yang Sedang Marah Besar
Oleh Tim Redaksi
Pada saat Anda
sekeluarga sedang di tempat wisata atau mal, karena keinginan yang tidak
terpenuhi, ananda yang berusia 5 tahun marah besar. Dia menangis
meraung-raung sambil duduk di lantai. Pengunjung ramai lalu lalang,
memperhatikan Anda walau sekilas. Apa yang harus Anda lakukan?
Ikuti tip berikut ini dengan cermat, dan Anda akan terkejut:
It works!
1. Jangan mengancam. Ancaman apa pun tidak akan mempan, selain menambah keras tangisan.
2. Jangan lakukan kekerasan fisik. Mencubit atau memukul, selain
menambah keras tangisan akan merusak citra keluarga Anda di depan
khalayak.
3. Jangan mengintimidasi. Pelototan mata, suara tinggi, bahasa tubuh dan pura-pura pergi, tidak akan banyak berguna.
4. Jika Anda sempat marah, kesal dan tegang; cuci muka dulu sehingga wajah kelihatan dan terasa segar.
5. Dekati ananda, dan upayakan posisi atau suasana Anda sama dengan
ananda. Jika ananda duduk menghadap utara, lakukan hal sama. Kesamaan,
kunci pertama untuk dapat diterima.
6. Ucapkan perkataan atau pertanyaan lembut dan simpati pada perasaan
ananda sambil menoleh dengan tatapan penuh kasih sayang. "Dinda sedang
marah, ya?", "Marah sama siapa, sama Ayah?"
7. Luangkan waktu yang cukup. Setiap pribadi memerlukan waktu untuk
meredakan amarah, demikian pula ananda. Bangun dialog-dialog pendek
yang penuh kasih sayang, ramah, tidak mengungkit kesalahannya, berikan
pilihan-pilihan, dan biarkan ananda yang memilih.
8. Jika anak sudah siap, berikan pelukan hangat sebagai penutup. Jangan lupa ucapan terima kasih pada ananda.
Print
Kirim
Arsip