Vitamin C dan Anemia
Bersama Dr. Ir. Alsuhendra, M.Si
Pertanyaan:
Ada produk suplemen yang menganjurkan minum Vit C terutama saat datang bulan. Setahu saya, biasanya disarankan minum suplemen penambah zat besi. Benarkah vitamin C dapat mencegah anemia atau kurang
darah?
Terimakasih. (Penanya : Noviani - Tangerang)
Jawaban:
Telah diketahui bahwa anemia atau kurang darah
disebabkan oleh rendahnya penyerapan zat besi di dalam tubuh. Penyerapan zat besi yang rendah mungkin
karena konsumsi yang sedikit atau karena adanya bahan pengganggu (
inhibitor) yang mengikat zat besi. Agar tidak diganggu oleh
inhibitor, maka perlu diupayakan agar zat besi mudah diserap. Salah satu bahan yang diperlukan untuk itu
adalah vitamin C.
Vitamin C atau yang lebih dikenal dengan sebutan
asam askorbat membantu mempermudah penyerapan zat besi, khususnya besi
nonheme. Karena sifatnya yang asam,
vitamin C akan meningkatkan suasana asam di dalam lambung sehingga zat besi
makanan menjadi larut dan selanjutnya mudah diserap. Jadi, vitamin C membantu
mengubah zat besi menjadi bentuk yang lebih mudah diserap tubuh. Vitamin C
mampu pula menurunkan pengaruh
inhibitor
yang mengikat besi dalam usus, seperti asam fitat dan tanin.
Penyerapan zat besi meningkat tiga kali jika dikonsumsi
bersama 75 mg vitamin C dan 4 kali setelah ditambah 100 mg vitamin C. Yang harus diperhatikan adalah bahwa pengaruh
asam askorbat ternyata hanya tampak jika dikonsumsi secara bersama-sama dengan
zat besi dalam makanan. Jika dikonsumsi
4 atau 6 jam setelah makan, maka pengaruh tadi tidak akan terlihat.
Di India telah dilakukan
penelitian pengaruh suplementasi asam askorbat pada anak-anak yang menderita
anemia. Sebanyak 54 anak yang mengalami
anemia diberi vitamin C selama 2 bulan. Ternyata pemberian vitamin C ini dapat
meningkatkan konsentrasi hemoglobin secara nyata, yaitu rata-rata dari 9.38
menjadi 11.30 mg/dl. Awalnya, 96% dari
semua anak mengalami anemia, tetapi setelah diberi vitamin C hanya tinggal 26 %
yang mengalami anemia. Jadi, pemberian
vitamin C ternyata dapat mengurangi kemungkinan terkena kurang darah atau
anemia.
Print
Kirim
Arsip