Berita untuk Keluarga
Rabu, 05 Mei 2010 14:36 WIB
Nonton TV, Berdampak Buruk Terhadap Anak
Semakin banyak seorang anak kecil menonton televisi, semakin besar kemungkinan prestasinya buruk di sekolah dan kesehatannya terganggu pada usia 10 tahun, kata para peneliti seperti dilansir "BBC".
Dr Linda Pagani dari Universitas Montreal yang memimpin penelitian mengatakan, usia dini adalah masa kritis untuk perkembangan otak dan pembentukan perilaku. Nonton TV pada waktu yang lama dalam usia ini dapat menyebabkan kebiasaan tidak sehat di masa depan.
Para peneliti juga menemukan penurunan aktivitas fisik namun meningkatnya konsumsi minuman ringan dan indeks berat tubuh. (Pikiran Rakyat)
baca selengkapnya...
Kamis, 19 November 2009 18:39 WIB
60 % Remaja Berpikir Bunuh Diri
Sekitar 60 % remaja di Taiwan berpikir untuk bunuh diri. Sementara 34 % lainnya mengaku tidak memiliki orientasi hidup. Demikian hasil survei yang dilakukan majalah CommonWealth.
Hasil survei bertajuk Pendidikan dan Kehidupan itu menyebutkan sebanyak 4.475 pelajar dan mahasiswa yang berusia antara 15 hingga 22 tahun berpikir untuk bunuh diri.
Sementara 23 persen responden mengaku masih menimbang-nimbang. "Kami sangat terkejut dengan hasil survei ini," kata direktur survei, Huang Ching-hsun seperti dikutip Reuters.
Huang menyatakan, penyebab munculnya gagasan untuk bunuh diri lantaran tidak adanya figur yang menjadi panutan selama ini. Mereka seperti kehilangan orientasi hidup. (okezone, 19/11/2009).
baca selengkapnya...
Selasa, 03 November 2009 10:20 WIB
Anak Lebih Suka Dongeng
MENDENGARKAN dongeng sebelum tidur rupanya lebih digemari anak-anak daripada menonton televisi dan bermain video game. Survei terhadap 500 anak berusia 3-8 tahun di Inggris membuktikan hal itu. Hampir 2/3 dari para responden ingin agar orang tua mereka lebih sering membacakan buku cerita sebelum tidur.
Keinginan paling kuat ditunjukkan pada responden berusia 3-4 tahun. Selain itu, lebih dari separuh mengatakan mendengarkan dongeng adalah kegiatan favorit mereka bersama orang tua. "Hasil riset kami memberi konfirmasi aktivitas tradisional mendongeng masih menjadi sumber pembelajaran dan emosional yang kuat dalam kehidupan anak-anak," ujar Richard Woolfson, psikolog anak yang memimpin studi tersebut. (Reuters)
baca selengkapnya...
Rabu, 07 Oktober 2009 09:35 WIB
Pukulan Fisik Picu Penurunan IQ Anak
Pukul anak sebagai medium penyadaran ternyata tidak hanya berdampak buruk terhadap psikologis tetapi juga tingkat kecerdasan. Penelitian yang dilakukan Universitas New Hampshire, AS melaporkan, sebagian besar dari anak yang kerap dipukul orang tua memiliki tingkat intelegensia (IQ) yang rendah.
Penelitian mengambil sampel 1510 anak yang terbagi menjadi dua grup rentang usia. Grup pertama berpopulasi 806 anak dengan rentang usia 2-4 tahun dan grup kedua berpopulasi 704 anak dengan rentang usia 5-9 tahun. Peneliti lalu memberikan tes IQ diawal dan 4 tahun kemudian.
"Mengacu pada perkembangan anak, dimungkinkan anak ber-IQ rendah berkaitan dengan masalah displin secara fisik yang berlebih," kata Jennifer Lansford.
baca selengkapnya...
Senin, 31 Agustus 2009 12:15 WIB
Dampak Negatif Video Game
STUDI Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Universitas Emory dan Universitas Andrews, Amerika Serikat, menemukan orang dewasa yang gemar memainkan video game berpotensi depresi dan berbobot tubuh lebih berat ketimbang yang tidak.
Hasil survei menemukan pemain video game perempuan menunjukkan depresi lebih besar dan kondisi kesehatan lebih rendah ketimbang rekan-rekan mereka yang tidak memainkan permainan itu.
"Para pemain video game juga menunjukkan ekstraversi lebih rendah, sejalan dengan riset pada remaja yang mengaitkan bermain video game dengan gaya hidup yang tidak banyak bergerak dan kelebihan berat badan serta masalah-masalah kesehatan mental," kata Dr James Weaver dari CDC. (MIOL)
baca selengkapnya...